Sisi Menarik Trunyan Selain Mayat

trunyanTruyan merupakan salah satu daerah kecil dan kuno yang berada ditepi danau Batur, Kec Kitamani Kb. Bangli. Dari pantai sanur anda menempuh perjalanan sekitar 2 jam. Truyan merupakan sebuah desa Bali Mula atau masyarakat asli Bali, sehingga menyimpan begitu banyak sejarah dan keaslian Bali. Terunyan sangat terkenal dengan cara mengebumikan seseorang dengan cara yang unik yaitu dengan menaruh mayat di atas tanah kemudian di pagari dengan anyaman bambu atau disebut dengan ancak bayi masyarakat Trunyan. Bentuk anyaman bambu menyerupai prisma segitiga. Tidak hanya itu, anehnya setiap mayat yang dikebumikan dengan cara tersebut tidak menimbulkan bau busuk ketika perlahan lahan mayat membusuk.

Selain cara penguburan yang begitu terkenal dengan keunikannya tersebut, Trunyan memiliki tradisi unik berupa tarian yang bernama Barong Brutuk. Namun sayangnya tarian ini hanya dilakukan satu kali dalam satu tahun yaitu pada acara piodalan di Pura Pancering jagat, sehingga wisatawan yang berkunjung sulit sekali menyaksikan tradisi ini. Barong Brutuk merupakan tarian yang mengisahkan bagaimana sulitnya seorang laki laki untuk mendapatkan wanita yang akan dijadikan sebagai calon istri. Barong yang digunakan bukan berbentuk macan atau singa pada umumnya, namun Barong Brutuk ini menyeruai rangda yang bulunya terbuat dari klaras, yaitu daun pisang yang sudah kering.

Tarian barong brutuk ini dimainkan oleh laki laki yang masih bujang. Dahulu, untuk menarikan tarian ini, semua penari harus dikarantina selama 42 hari dan tidak boleh berhubungan dengan wanita, namun seiring perkembangan zaman yang tidak memungkinkan karena beberapa sebab seperti sekolah atau bekerja, jadi karantina dilakukan selama 24 jam saja. Tarian ini sangat unik dan banyak menarik perhatian wisatawan.

So..buat temen-temen yang mau liburan ke Bali, kini bisa lebih tau bahwa Trunyan juga memiliki daya tarik lainnya. Selamat berlibur

Leave a Reply

%d bloggers like this: