Pusat Pagelaran Seni di Bali


Pusat_Pagelaran_Seni_di_Balikutaraya.com. apakah anda sudah tau dimana pusat pagelaran seni di bali ? bila belum , maka disini anda bisa mendapatkan info lengkapnya. bali sebagai kota pariwisata memiliki pusat pagelaran seni dan budaya yang bernama art center atau dikenal juga dengan nama taman budaya. lokasinya berada di jalan raya nusa indah denpasar dan sekitar 15 menit dari obyek wisata pantai sanur.
lokasi dari art center ini memiliki luas area sekitar 5 hektar secara keseluruhan dan tentunya memiliki ciri khas arsitektur tradisional bali yang sangat menarik. di sini anda akan dapat melihat ruang pertunjukan terbuka dan tertutup  serta  amphiteater. selain itu juga terdapat beberapa bangunan tambahan yang menjadi area untuk memamerkan beberapa karya seni dari bali seperti lukisan, patung maupun topeng barong.
komplek taman budaya ini dahulu didirikan oleh gubernur bali pertama yaitu bapak ida bagus mantra pada tahun 1973. sebagai putra daerah, beliau tentunya sangat peduli tentang kesenian bali pada khusunya. oleh karena itu, setiap tahunnya selalu diadakan pesta kesenian bali atau dikenal dengan sebutan pkb di lokasi ini. tidak hanya itu, berbagai pagelaran seni lokal seperti drama tari ataupun pentas musik juga rutin digelar di lokasi ini. jadi jika teman-teman ingin berwisata dan melihat pertunjukan seni di denpasar, teman-teman bisa melihatnya disini.
secara sistematis, komplek bangunan di art center itu sendiri terdiri dari beberapa bagian yaitu :

komplek bangunan suci : bale pepaosan, bale selonding dan pura taman beji.
komplek bangunan tenang : perpustakaan widya kusuma.
komplek bangunan setengah ramai : gedung pameran studio patung dan mahudara, wisma seni serta wantilan.
komplek bangunan utama : panggung terbuka ardha candra dan panggung tertutup ksirarnawa.
sebagai tambahan info, bila teman-teman ingin menyaksikan pkb cobalah datang pada bukan juni / juli, karena pada bulan inilah biasanya pesta kesenian bali diadakan.  acaranya juga berlangsung selama 1 bulan, jadi cukup lama bukan waktunya ?

Leave a Reply

%d bloggers like this: