Pemuda Bali- Mengolah Kayu Bekas Menjadi Gitar

kadek-joning2Karangasem adalah salah satu kabupaten di Bali yang mungkin tidak terlalu banyak dikenal karena lokasinya berada di pegunungan dan cukup jauh dari denpasar. Namun kini daerah Karangasem harusnya berbangga hati karena memiliki seorang pemuda yang kreatif dan bisa memanfaatkan bahan olahan kayu bekas menjadi alat musik gitar.

Kadek Joning, itulah namanya. Salah satu siswa SMAN 1 Kubu Karangasem yang kini sudah kelas 12 IPA 1 ini memang sudah bisa membuat gitar yang bagian-bagiannya terbuat dari potongan-potongan kayu bekas yang tidak terpakai. Selain itu, kini kadek juga pandai dalam hal membuat lukisan.  Kadek merupakan anak dari pasangan Wayan Sukarta dan Nengah Suarti yang sejak kecil memang tekun dan sudah mengenal seni. Lebih hebatnya lagi, kadek hanya membutuhkan modal  Rp 10.000 untuk membuat 1 buah gitar kayu bekas ini.

Pada awalnya, membuat gitar ini hanyalah sekedar kegiatan yang kadek lakukan saat waktu senggang di rumahnya yang cukup sederhana. Modal Rp 10.000 itu sebenarnya hanya digunakan untuk membeli amplas yang nantinya digunakan untuk memperhalus kayu. Bahan kayu bekas dan senar sebelumnya mudah dia dapatkan karena dirumahnya juga banyak tersedia bahan-bahan bekas tidak terpakai. Untuk bahan senar dan besi gitarnya sendiri dia gunakan dari gitar bekas yang sudah tidak terpakai. Dalam prosesnya, kadek sendiri hanya memerlukan waktu 1 minggu dalam membuat 1 gitar ini.

Proses yang dialami semuanya tentunya tidak selalu mudah, membentuk kayu sehingga bisa menyerupai gitar aslinya memang cukupmemakan tenaga kadek. Belum lagi kadek harus membuat bolongan gitar yang dia gunakan dari bahan bambu  yang di lem terlebih dahulu. Hasilnya, dapat kalian lihat diatas  ini, cukup menarik bukan ?

Selain membuat gitar, kini kadek juga menerima pesanan untuk helm yang dilukis dengan corak motif khas bali. Bagaimana sahabat kutaraya, ada yang mau memesan gitar dari bahan kayu buatan kadek Joning?

Leave a Reply

%d bloggers like this: