Archive for: June 2014

“See Indonesia in one afternoon” (Taman Nusa)

taman nusa depanMakin banyak saja Taman Budaya yang ada di Bali. Sampai tak terhitung berapa banyak jumlahnya. Sebut saja salah satunya Taman Nusa. Sebuah Taman Budaya yang bertujuan untuk menawarkan informasi yang komprehensif tentang kebudayaan dari berbagai kelompok etnis di Indonesia, dengan cara menarik dan interaktif, sambil menikmati keindahan alam Bali. Misinya adalah untuk menyediakan konservasi, didaktif dan rekreatif bagi kedua pengunjung Domestik dan Asing untuk secara akurat memahami penggambaran Indonesia.

Diperbukitan riang Gianyar Bali tepatnya pada juli 2013, Taman Nusa dibuat dengan arsitektur Indonesia secara harmonis untuk membentuk surga tontonan hati. Proyek ini merupakan bukti bahwa lingkungan yang berkelanjutan dapat dicapai. Desain bangun ini dibuat oleh arsitek senior yang mengakomodasi kesatuan antara Alam dan Bangunan.

Arsitektur Indonesia tidak dapat didefinisikan dalam bentuk tunggal. Setiap Pulau dan Daerah memiliki identitas unik yang berbeda, Di mulai dari satu Era ke Era yang lain. Tradisi Vernakular Kuno ditandai dengan dibuatnya Pos Yayasan, Lantai tinggi yang dibuat hidup dan atap bernada dengan bubungan atap diperpanjang bagian luar bersandar ujung atap pelana. Warisan klasik Kebudayaan Hindu-Budha digambarkan dalam bentuk Candi. Untuk diruang bawah tanah struktur batu dibuat besar diatapi oleh Piramida. Dengan demikian Taman Nusa menyiratkan arah untuk pengembangan lebih jauh dari tradisi arsitektur budaya utama yang telah mencapai puncak tertentu dalam ekspresi arsitektur.

Terletak di 15 hektar lahan dan terdiri lebih dari 60 rumah tradisional, Pengunjung diajak untuk mengalami perjalanan di Indonesia sepanjang zaman. Dimulai dari sifat lama dan primitif usia prasejarah. Kemudian melewati zaman perunggu menuju usia kerajaan dengan salah satu hasil dari karya-karyanya dalam bentuk Candi Borobudur. Di Desa Budaya, Pengunjung diberi kesempatan untuk mengalami kehidupan Desa sederhana dari etnis yang beragam dan berbeda dari seluruh Indonesia dan melihat berbagai kerajinan dan seni pertunjukan.┬áDari Desa Budaya pengunjung akan melalui Chinatown. Kemudian pengunjung memasuki Era Awal Indonesia, Yang dimana pengunjung dapat mengalami sentuhan usia di Indonesia dari Kerajaan, Melalui patung perunggu dari Perdana Mentri Gajah Mada yang menyatakan ” Sumpah Palapa”? Sumpah di depan Candi Trowulan.

Melewati Gerbang ” Sumpah Pemuda “? ?, Tamu mendapatkan sekilas dari Era Revolusioner. Dengan angka perunggu dari Presiden Pertama Indonesia Soekarno dan Wakil Presidennya Mohammad Hatta menyatakan kemerdekaan Bangsa. Pengunjung memiliki kesempatan untuk mengamati perkembangan sosial ekonomi Indonesia saat ini melalui diorama Kereta Api miniatur, Yang diatur dengan latar belakang kota di Indonesia dan daerah Pedesaan. Pada akhir perjalanan pengunjung akhirnya tiba di Era Masa Depan Indonesia. Yang terdiri dari dua museum dan perpustakaan yang menampilkan berbagai warisan budaya dan warisan bangsa seperti Wayang, Batik, Tenun dan Bordir. Selain itu pengunjung juga dapat menikmati pemandangan-pemandangan tebing yang menghadap sawah hijau dan hutan yang subur, Serta menikmati angin segar yang berhembus dari pepohonan, Sungai dan Air Terjun buatan.

Taman Nusa juga memiliki fasilitas pendukung diantaranya : Auditorium, Ruang Pamer, Toko Souvenir, Dapur Nusa Restaurant ( Makanan Indonesia), Royal Sidan Restaurant ( Masakan Internasional), Tujuh Cafetaria dan Dua Tahap Kinerja ( Dengan pertunjukan tari yang dijadwalkan sepanjang hari).

Nah Vecationers itu tadi Ulasan tentang Taman Nusa, Sebuah Taman Budaya yang di buat di Bali yang bertujuan menawarkan informasi kepada Masyarakat Domestik dan Asing untuk secara akurat memahami penggambaran Indonesia, Tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk dapat mengelilingi kepulauan Indonesia.

;)