Archive for: April 2013

Desa Seniman Patung di Bali


SONY DSCkutaraya.com.bali dengan sejuta pesona indanya pemandangan pastinya akan sangat pas juga kita juluki sebagai surganya parawisata. selain terkenal dengan keindahan dan atraksi budayanya, desa-desa di bali juga memiliki potensi yang sangat besar sebagai tujuan wisata seperti di  desa teges, peliatan, kabupaten gianyar.
nah, sesuai dengan  judul yang ada di atas, kali ini saya akan bahas hal unik apa saja yang ada di desa teges ? desa teges adalah suatu desa yang sangat terkenal dengan desanya para seniman patung di bali. hal ini sudah terlihat saat kita mulai memasuki desa teges. hampir di setiap rumah akan terlihat bahwa masyarakat disana sedang mengerjakan patung, teknik pembuatannya pun masih sederhana,hal ini tentunya juga  merupakan warisan turun temurun dari leluhur mereka.
bentuk patung yang dihasilkannya pun beragam. mulai dari bentuk patung budha, pak tua, istri,singa dan lain-lain. para wisatawan juga dapat melihat secara langsung proses pembuatannya lho.  keindahan dan kehalusan ukiran patung ini sangat digemari oleh wisatawan asing, banyak dari  mereka sudah tidak ragu lagi untuk memboyong pulang patung-patung ini sebagai cenderamata ataupun hiasan di rumah mereka. selain itu anda juga dapat memesan bentuk patung  yang anda inginkan, cukup hanya dengan memberikan gambar dan ukuran yang anda inginkan.
keahlian yang diwariskan secara turun-temurun ini merupakan mata pencaharian utama masyarakat di desa teges, selain bertani.hal ini membuat kebudayaan nenek moyang merekapun tetap terjaga disana.soo buat teman-teman, jangan ragu-ragu ya buat yang ingin berburu patung-patung unik  ataupun ingin menjadikan desa teges sebagai tujuan wisata alternatif anda. gak juga kok, sekitar 30 menit perjalanan, dengan jarak tempuh 22 km dari kota denpasar. tunggu apa lagi kawan :-) ? mari berlibur …

Wisata Budaya ke Desa Wisata Batuan


SONY DSCkutaraya.com. kebudayaan yang terjaga, corak hidup yang tradisional dan mengharmonisasikan manusia dan lingkungan yang kodrat selalu bejalan berdampingan. itu semua terdapat di pulau dewata, tepatnya di desa budaya batuan, kecamatan sukawati, gianyar-bali.
desa budaya batuan  merupakan desa seniman lukis dan pahat. disini masih terdapat rumah-rumah adat yang masih asli bercorak tradisional bali yang diperkirakan berumur ratusan tahun. bentuknya juga terlihat kecil dan  dikelilingi oleh tembok yang terbuat dari tanah liat. di bagian depannya terdapat gapura yang berbentuk seperti candi betar yang merupakan pintu utamanya.  pada bagian memasuki pekaranganya yang luas dan  anda akan menginjak di lantai berlapis batu kerikil yang berfungsi sebagai penangkal genangan air dan resapan air tanah. pada umumnya bangunan ini terbagi dalam beberapa bagian yang memiliki fungsinya masing-masing. rumah meton sebagai tempat tidur kepala keluarga, bale sakepat dan bale sakenap yang berfungsi sebagai tempat tidur anak-anak. bale dangin berfungsi sebagai tempat santai dan tempat menerima tamu  serta sebagai tempat untuk melakukan upacara seperti : potong gigi, kematian dan hajat lainnya. selain itu terdapat  satu tempat peribadatan untuk keluarga berbentuk pura kecil yang berada di sebelah kiri pekarangan.
arsitekturnya sendiri merupakan bentuk tatanan budaya dan  tradisin yang  berawal dari pindahnya masyarakat hindu bali yang terdesak oleh budaya islam.  bangunan rumah adat di desa budaya batuan ini memang  mencerminkan pengaruh agama  hindu yang sangat menghormati  alam semesta.  diawal pembangunanya sendiri  dilakukan upacara agar semua material yang digunakan dapat membuat keseimbangan antara bangunan dan alam disekitarnya.
dahulu, masyarakat disekitarnya memang lebih dominan berprofesi sebagi seniman. namun, sesuai dengan perkembangan zaman, ada juga yang bekerja sebagai pedagang dan karyawan. untuk berkunjung ke desa budaya ini diperlukan waktu sekitar 20 menit dan dengan jarak tempuh 14 km dari kota denpasar. keanekaragaman yang terus terjaga yang diwariskan secara turun-temurun menjadikan pulau dewata sebagai tujuan wisata dunia.
tunggu apa lagi nih? silakan datang langsung dan rasakan keasrian serta keseimbangan alam di desa budaya batuan bali.